Cerita Dewasa Terpanas Masa Kini | Puncak Gairah Santika Biru





Cerita Dewasa Terpanas Masa Kini | Puncak Gairah Santika Biru ~ Haloo semua aku dani Ini pengalamanku waktu aku dan leo pergi ke puncak santika dan kami bertemu dengan anak kelas 2 SMP. Aku tuh paling suka sama anak sekitar kelas 2 SMP sampai 2 SMU. Kalau aku sekarang sendiri adalah mahasiswa tingkat tiga di jakarta. Ceritanya pada waktu itu aku dan temanku leo sedang jalan-jalan ke puncak santika dan leo ingin beli buku dan kami sepakat mencari buku di sebuah toko buku disana toko buku. Pas Aku sedang menemani temanku leo yang ingin cari buku. Pas itu leo melihat, 2 anak yang manis, yah... pokoknya cute banget deh! Putih, dan karena bajuyang dipakainya agak ketat, buah dadanya yang agak baru tumbuh itu sedikit menjiplak di bajunya, jadi kelihatan runcing begitu. Trus leo kenalan dengan dua orang itu trus aku ajak kenalan aku tau dia namanya lia dan ita tetapi aku lebih tertarik sama lia kulitnya putih,dadanya besar melebihi gadis sebayanya lalu kami kenalan dan langsung ajak jalan kirain dia tidak mau karena lia malu-malu tidak seperti leo dia sudah jadian dengan ita lalu hari hari berlalu.
Sudah minggu kami bolak balik Jakarta - puncak dan kemanapun ita pergi selalu ada lia dan sebaliknya kemanapun leo pergi aku turut serta aku sering ngomong sama lia,katanya sekarang dia lagi suka orang kuliahan tapi pas aku Tanya siapa dia hanya diam dan senyum

"lia siapa sih yang kamu suka" kata aku
"rahasia " katanya sambil senyum. Itu saja jawaban lia, pas aku dan leo ketemu lia dan ita di Jakarta leo langsung mengajak ita nonton kami ngeband biarpun aku enggak bisa pegang alat musik tetapi aku jago buat efek memakai komputer yang ada di tempat band trus singkat cerita leo pulang sama ita dan lia di tinggal sendiri katanya aku mau ngomong sesuatu kata leo pas lagi senggang aku Tanya lia siapa yang jadi pujaan hatinya dan dia kusuruh menjawab
"cowok yang kamu suka siapa sih..?" sambil senyum.
"Bukannya kamu..." jawabnya.
Waduh, nih anak SMP polos amat... tapi aku seneng sih, dia akhirnya ngakuin aku pacarnya.
"Iya nih Lia, aku sayang banget ama kamu" rayuku.
Dianya diam sambil menatapku malu. Waduh wajahnya itu lho, masih Fresh dan dia manis sekali. Tiba-tiba, gara-gara meliat parasnya yang cute itu, aku jadi ingin mencium bibirnya, tapi dia mau tidak ya?
"Say, kamu pernah ciuman belum?" tanyaku.
"Belum, tapi suka deh ngeliat orang ciuman di film-film," katanya.
"Mau nyobain tidak?" tanyaku, to the point saja. Dia diam saja.
"Sama kamu? nggak ah, takut... malu..." kata lia.
"Nggak apa-apa lagi..." jawabku.
"Coba ya... enak kok," kataku lagi.
"Coba deh merem!" kataku. Dia mencoba merem, tapi melek lagi, takut katanya. Jantungnya terasa deg-degan, katanya.
"Santai saja, tidak usah tegang," kataku.
Dia mulai merem, perlahan aku dekati wajahnya, mulai terasa hembusan nafasnya. Lalu perlahan kusentuh bibirku dengan bibirnya. Ketika bibir kami mulai bersentuhan, bibirku mulai bermain di bibirnya, dia belum merespon. Dia hanya membiarkan bibirku memainkan bibirnya, terasa sekali hembusan nafasnya, bibirnya yang begitu lembut tapi akhirnya dia juga mulai memainkan bibirnya. Sekitar lima menit kami berciuman. Nafas dia terengah-engah ketika selesai berciuman. "Gimana enak tidak?" tanyaku. Dia cuma tersenyum malu-malu, "Mau lagi tidak? tapi sekarang lebih seru lagi, kumasukkan lidah ke mulut kamu, terus kamu nanti isep lidahku di dalem mulut kamu ya... dan nanti gantian kamu yang masukin lidah ke mulutku, nanti kuisep," kata aku.
Dia merem lagi, aku dekati bibirku. Begitu kena bibirnya, langsung aku masukkan lidahku, dia langsung menghisap, ah enak, geli dan nikmat, terasa di mulut. Setelah itu dia masukkan lidahnya ke mulutku, kuhisap lidahnya lengkap beserta ludah yang ada di mulutnya. Ketika sedang asyik berciuman itu, timbul ide nakal, aku mencoba meraba dadanya yang masih baru tumbuh. Ternyata dia tidak menolak, dia masih terus menikmati berciuman dengan aku. Aku masih terus meraba-meraba dadanya yang kalau dibilang sih masih kecil untuk ukuran buah dada, tapi aku suka sekali sama buah dada yang semacam itu, bulat dengan puting yang baru tumbuh. Aku mulai nekat, kucoba masukkan ke dalam balik bajunya, di balik kaus BHnya, , Tetapi di luar dugaan sama sekali Lia merespon setiap gerakan nakalku dengan meremas batang penisku sampai 10 menit kami berciumman .
"nah ya lia nakal" kata aku
"kamu yang mulai,yang masukkan tangan" kata dia sambil mukanya yang memerah
"Gimana sayang? masih mau terusin pelajaran ciuman kita yang tadi?" tanyaku. Dia tersenyum.
"Mau dong... yang pakai masukin lidah ya..." kata Lia
"OK deh..." jawabku.
Dan mulailah kami ber-French kissing. Kami berciuman sampai beberapa menit. Tapi aku kepikiran lagi sama dada dia. Karena saking nafsunya aku ingin sekali merasakan dada cewekku ini. Aku mencoba minta ke lia "ia... aku pengen liat... liat dada kamu boleh nggak...? Entar enak deh, bisa lebih enak dari pada ciuman," kataku. Dia diam saja sambil menatap ke arahku. Akhirnya dia mau juga setelah kubujuk. Dia aku suruh duduk di tempat tidurku. "Kamu tenang aja ya..." dia mengangguk. Aku perlahan-lahan membuka baju kemeja sekolahnya, satu per satu kancingnya kubuka. Dia menatapku dengan perasaan yang tegang. "Rilex aja lagi... jangan tegang gitu... tidak sakit kok," kataku. Akhirnya dia agak tenang.
Begitu kebuka semua, wah, ternyata masih ada BH yang menyembunyikan dada yang montok itu. "Aku buka semua ya..." kataku. Dia mengiyakan.Wow... ternyata indah sekali man...! Kulitnya yang putih mulus, masih halus sekali, buah dadanya bulat seperti bola itu menampakkan suatu kesan yang amat indah, putingnya berwarna pink itu, membuat lidahku ingin mengulumnya. Dengan perlahan kusentuhkan lidahku ke puting yang berwarna pink itu.
Lalu mulai kujilati dan tanganku mencoba menyentuh puting yang satu laginya. Dia merem ketika aku menjilati putingnya, dia tinggal memakai rok biru, seragamnya. Dia merem ketika aku menjilat, menghisap, menyentuh, meraba buah dada imutnya itu, dan dia mulai mendesah kenikmatan, "Ssshhssh... mmm..." desahnya, aku makin horny saja mendengarnya dan aku makin lancar mengerjai dadanya itu. Aku jilati bergantian kanan dan kiri, dan aku juga menjilati perutnya dan pusarnya. Sedang menjilati tubuhnya itu, eh, timbul lagi benak nakal.
"Lia... kamu mau tidak membuka rok kamu...?" tanyaku.
"tapi kamu aja belum buka apa - apa "kata dia nakal
"kamu mau liat punyaku" kata aku
"m..mm..ma...mau" kata dia malu-malu

lalu ku buka celana sekaligus celana dalamku dan penisku yang berdiri langsung menyumbul keluar jujur saja punya tidak begitu besar dan panjang seperti yang di film2x blue yang pernah kulihat

"besar juga ya"kata dia
"lia mau enggak kamu mainin punya aku" kata aku
"gimana caranya" kata dia bingung

lalu kusuruh dia turun menghadap penisku dan kuarahkan tangannya memegang penisku dan menaruh penisku di mulutnya,sambil mengocok dan mengulum penisku aku memegang kepala gadis tsb

"ach lia....lia.. achh.. achh.. nikmatnya..!" desahku menikmati sensasi di sekujur penisku dan tubuhku yang terangkat tergelincang karena kocokan dan isapan pada penisku lalu kuangkat tubuhnya dan membuka celana sekaligus celana dalam gadis tsb dan lia duduk dengan tangan menopang tubuhnya dan melihat caraku memainkan kepunyaaannya lalu
"achh...Ooohh... aduuhhh..," lia mengangkat punggungnya ketika lidahku menyelinap di antara belahan kemaluannya yang masih begitu rapat. Lidahku bergerak dari atas ke bawah dan bibir kemaluannya mulai membuka. Sesekali lidahku akan membelai klitoris dan tubuh lia terlonjak dan nafas lia seakan tersedak. Tanganku naik ke dadanya dan meremas kedua bukit dadanya. Putingnya sedikit membesar dan mengeras. Entah setan apa yang merasuki benak lia atau gairah seks yang hebat mulut lia meracau
"masu...masuk......masukin......aja sekalian "pinta gadis 2 smp ini dan aku langsung memanjat tubuh lia lalu Perlahan kemaluanku mulai menempel di bibir liang kemaluannya, dan lia semakin mendesah-desah. Segera saja kepala kemaluanku kutekan, tetapi gagal saja karena tertahan sesuatu yang kenyal. Aku pun berpikir, apakah lubang sekecil ini akan dapat menampung kemaluanku yang besar ini. Terus terang saja, ukuran kemaluanku yang besar dan sedangkan lia masih SMP dan ukuran lubang kemaluannya terlalu kecil. Tetapi dengan dorongan nafsu yang besar, aku pun berusaha. Akhirnya usahaku pun berhasil. Dengan satu sentakan, tembuslah halangan itu. lia memekik kecil, dahinya mengernyit menahan sakit. Kuku-kuku tangannya mencengkeram kulit punggungku. Aku menekan lagi, dan terasa ujung kemaluanku membentur dasar padahal baru kepala kemaluanku yang masuk. Lalu aku diam tidak bergerak, membiarkan otot-otot kemaluan Rina terbiasa dengan benda yang ada di dalamnya.

Sebentar kemudian kernyit di dahi lia menghilang, dan aku pun mulai menarik dan menekankan pinggulku. lia mengernyit lagi, tapi lama kelamaan mulutnya menceracau.
"Aduhhh... ssshhh... iya... terusshh... mmmhhh... aduhhh... enak... ..."

Aku merangkulkan kedua lenganku ke punggung lia, lalu membalikkan kedua tubuh kami hingga lia sekarang duduk di atas pinggulku. Nampak kepala kemaluanku menancap di kemaluannya. Tanpa perlu diajarkan, lia segera menggerakkan pinggulnya dan tubuhnya naik turun, sementara tanganku berganti-ganti meremas dan menggosok buah dada, kelentit dan memegang pinggulnya, dan aku memaksakan penis ku untuk melesat masuk semua Sambil tetap memegang pinggul gadis tersebut aku menyodok lebih dalam ke vagina gadis 2 smp ini,lia memegang dada ku sehingga badannya separuh jatuh ke tubuhku dan kepala gadis tsb mendongak keatas menahan sakit dan pantat lia mendorong sehingga penisku melesat masuk semua kedalam vagina gadis smp tsb Lalu aku menaikkan tubuh lia ke pangkuanku, lia hanya pasrah saja menerima perlakuanku.Setelah penisnku memasuki vagina gadis itu , lia mulai menggerakkan tubuhnya naik turun dan tangannya mencengkram punggungku dan kepala lia mendonggak ke atas menahan nikmat sambil menggigit bibir bawahnya .sedangkan aku tak hentinya mengulum putting susunya sebelah kiri dan kanan sambil tanganku memeluk pinggang lia yang naik turun lalu tiba - tiba lia semakin kencang bergoyanggannya dan akhirnya dia memuntahkan lendir seks panas yang membalur ke penisku Kali ini aku membalikkan badan lia hingga menungging. kusetubuhinya lia dari belakang, tanganku bergerilya meremas - remas buah dada gadis tsb. Harus kuakui sungguh hebat wanita seumur dia dapat bertahan begitu lama dan membuatku terbang ke lembah kenikmatan, atau mungkin sebelumnya dia sudah minum obat kuat atau sejenisnya, ah.. aku tidak perduli hal itu, yang penting dia telah memberiku kenikmatan luar biasa. Keceplok - keceplok perutku menghantam pantatnya semakin cepat dan semakin keras dan liarnya seiring aku menyetubuhi lia dari belakang ia pun semakin bernapsu menggoyangkan dan memaju - mundurkan pantatnya seirama sodakan penisku yang agak ku percepat

"Mmm....mmm....ngg..mmm....dannnnnn..."
"lia.....lia......ohhhhhh....lia...ohhh"
Desahan lia dan erangannya mulai berubah menjadi pekikan - pekikan kecil,liar dan tak terkendali, semakin lama semakin keras
"akh...ahkk..aahhh...ahhkk..di..dannnnn..."
aku semakin terangsang mendengar jeritan2xnya ini dan kusadari kamar sebelah kosong dan di kamarku dengan lia kedap suara (maklum kamar(punya leo) untuk latihan band) dan aku pun larut dalam gairah dan kenikmatan ini
"liiiiaaa......nikkhhmmaaatt,sayanghhh...oh...ohh...ohhh"
"Aaaahhhkk...ahhhkk...ahhhhh....dan...enak....trus..di...ohh
"liaaaa....ohhh...liaaa...enakkkkhh....nikhmaaathhh....sayanggggghhhhh"
"Aaahhkk...ahhkk....aaahh....dan .....da.........terus dannn.."
"ohh liaa...enak ....lia ...nikhhmatt.....lia "
"dii...andhiii.....aahh..terrruss...da..ni..ahkk..ohh"
lalu aku mencabut penisku dan berbisik pada lia
"say aku mau yang lain sedikit ,enggak apa - apa kan say " kata aku
"kamu boleh teriak kok kalo kamu mau" kata aku lagi
"mau apaan " kata lia
"mau nyoba pake pantat kamu,bolehnya say" kata aku
"pelan - pelan aja ya" kata dia lalu aku mengambil posisi di lubang anus lia lalu aku membuka duburnya dan tangan satunya mengarahkan penisku kesana

"Aakkh... akhh... oougghh...sakittt...dan "lia mulai merintih saat penisku masuk ke duburnya
"tahan ya ..say ..."kata aku
kedua tanganku mencengkram pinggang lia dan pundak memaksa penisku masuk kedalam lubang anus tsb

"aaakkhh....sakittt....dan....sakiittt"
kedua tangan lia mencengkeram seragam tipis tsb sambil menggigit lidah bawahnya dengan keras namum usahaku tak sia - sia ,semakin lama penisku melesat masuk kedalam lubang dubur gadis tsb dan segera mungkin aku mulai mengenjot naik turun pantat gadis 2 smp ini kurasakan kenikmaktan yang menggila yang baru kali ini aku rasakan saat menyentubuhi pantat gadis 2smp ini
"Hhh..liaaa...pantat...kamu....enak...banget...ngh....ennnakk....nikkmatthhh"
"ohhh....sakkittt....dann....duhhh...udah ya dan...brentinya....sakitttttt...dan...uungghhh"
"Hhh...ngh....ngh..liaaa...ennakk ....ngh...ngh
"ohhh....duhhh....dan......udah dong dan...ohhh...sakitttt...dan
"Hhhh...hhh....ngh......ngh.....entar dulu ....lagi enak .....lia...nikmattthh..ohhhh..."
"ohhh...dan......sakittt....udah..dong...dann.. sh..akiiiittt...dan..sakittt"
Hhhh....hhhh....entardulu....lagi nikkmatthhh....say....nikmatttthhh...ohhh.."
"dannn....dannn..aduuuuuhhh...ggghhhh....ohhh....ngk...dann...sakiiitttt..."

memang tidak berniat berhenti aku mengocok penisku ke dalam anusnya aku trus menyodok penis kerasku ke dalam liang duburnya lia hanya bisa menjerit - jerit kesakitan sambil mencengkram seragam putih tipis itu sambil menutup matanya menahan rasa sakit. Yang penting aku merasa seperti di surga dengan cengraman erat yang mengocok penisku ini kini penisku benar2x sudah amblas kedalam lubang anus lia dan kusodokkan keluar - masuk dengan cepat sementara tanganku meremas toket perempuan smp ini,sementara lia hanya mencengkram baju seragam sekolahnya yang ada di bawahnya dan bergerak maju mundur seiring dengan sentakan penisku di dalam lubang anusnya dan aku menarik tubuh lia keatas dengan memegang buah dada gadis tersebut dan semakin keras menyodokkan penisku ke lubang anusnya dan lia berteriak keras sekali seirama sodokkan penisku tak lama aku mampu bertahan pada kocokan lubang anus yang mencengkram ketat ini

"ohhh....ohhh...liiiaaa.....akkkuuu ngggaaaakk kuatt ....sayyyyanggggh.."
"Ggggghhhh..ohhh"
"ohhh....lia...liaaaa"
"ohhhh....ohhhhhhh....ohhhh"
"lia....lia.....lia.....lia.....aaaahhhh!"
ohhh.....ggggghhhh......uuuhhhhhh....hhkkkk.......hhhkkkk.."

Beberapa menit sebelum aku akhirnya aku ejakulasi dan aku menancapkan penis ku sedalamnya di lubang anus gadis smp yang sempit ini dan "Crat..crat..crat...crat...crat"dan lia semakin kencang mengigit bibir bawahnya dan berulang kali lia merasakan cairan hangat dan kental menyirami duburnya hingga muncratan terakhir aku ambruk menindih tubuh lia dan penisku terlepas dari pantatnya. Ku ciumi punggung dan bibirnya,Aku dan lia merasa sangat lelah, napasku dan lia terengah-engah dan lia jatuh diatas tubuhku dan memeluk dan menangis terisak-isak di atas tubuhku

"makasih ya say aku nikmatin banget" kataku sambil memeluk tubuh mungilnya
"dan aku udah engga perawan lagi jangan tinggalin aku ya" kata dia sebari menangis
"kok bilang gitu "kata aku
"biasanya cowok suka ninggalin cw setelah dia mendapatkan apa yang dia mau" kata dia.
"aku enggak akan gitu, akan tetap setia untuk kamu" kata sambil senyum
"Udah sore tuh kamu mau pulang atau istirahat dulu..?" tanya aku.
"istirahat dulu deh, tapi say kapan-kapan lagi ya..." katanya.
"eh lia nakal ya, Iya deh sayangku," kataku sambil kucium keningnya.

Dan lia tertidur di pelukanku dan aku dan dia resmi pacaran sampai sekarang, Aku sama lia sudah jalan dua bulan sekarang, karena bosan. Aku tidak pernah nge-ML sama dia lagi dan aku sudah berjanji tidak mau ML sama dia, tetapi kalo dia mulai duluan aku pasti menyambut.

0 comments:

Post a Comment

Custom Script

Followers

Google+ Followers

Recent Comments